Memastikan Informasi Loker yang Valid

lowonganmigas.net-Dengan semakin banyaknya persaingan mendapatkan pekerjaan akhir-akhir ini, para calon pekerja dituntut untuk semakin cerdik memilih informasi lowongan terbaru dengan cara selalu update informasi terbaru tentang lowongan pekerjaan dari berbagai sumber baik media online maupun offline. Bagi sebagian orang, networking atau pertemanan untuk mendapatkan karir pada tempat lebih baik merupakan salah satu pilihan terbaik untuk masuk ke dalam perusahaan yang kita inginkan. Hal ini perlu dicermati bahwa selama kita mengembangkan karir dimanapun, kita wajib untuk memperluas jaringan pertemanan yang mungkin dapat memberikan kemudahaan di masa akan datang. Beberapa info loker terbaru memang awal mulanya berasal dari sumber dalam sendiri, namun dengan kebutuhan persyaratan tinggi, maka dibukalah posting loker di berbagai media informasi. Namun perlu diingat bahwa kebanyakan info lowongan terbaru tidaklah semua berasal dari sumber valid, dikarenakan sulitnya menyaring job posting yang terdaftar di berbagai situs. Maka dari itu wajib bagi anda untuk berhati-hati terhadap penipuan yang sering terjadi agar dapat Memastikan Informasi Loker yang Valid.

Berikut tips agar anda terhindar dari penipuan yang mengatasnamakan iklan lowongan pekerjaan :

1. Email HRD bukan merupakan email asli domain perusahaan

Beberapa email HRD pada perusahaan pasti menggunakan alamat domain perusahaan tersebut, misalnya menggunakan alamat email [email protected] (xxx diganti dengan nama perusahaan penyedia informasi loker. Jika menggunakan domain gratisan seperti gmail, yahoo mail, hotmail ataupun sejenisnya, maka anda perlu mewaspadai lebih lanjut.

2. Panggilan kerja yang tiba-tiba

Jika anda merasa banyak sekali mengirimkan lamaran ke berbagai perusahaan, maka anda pasti sangat mengharapkan mendapatkan panggilan untuk melakukan proses seleksi lebih lanjut. Namun harus diwaspadai jika anda tidak pernah atau sudah lama sekali tidak mengirim aplikasi lamaran kerja, tiba-tiba ada panggilan telefon atau email yang mengundang anda melakukan proses seleksi. Perlu untuk diklarifikasi tentang alamat test, kompensasi jika test dilakukan di luar kota tempat tinggal, nama perusahaan, informasi kontak pihak HRD. Saat ini dengan adanya internet semakin memudahkan kita melakukan pencarian tersebut.

3. Meminta uang selama proses seleksi

Selama dilaksanakan proses seleksi, setiap perusahaan pasti sudah menyediakan dana tersendiri untuk biaya perekrutan karyawan. Sehingga tidak wajar jika ada permintaan dari pihak perusahaan meminta uang dari calon pekerja. Misalnya yang sering terjadi adalah pihak penyedia informasi lowongan tersebut bekerja sama dengan travel agency sehingga jika calon pekerja yang berdomisili luar kota akan mendatangi tempat seleksi diwajibkan memakai jasa travel tersebut untuk transportasi dan akomodasinya dengan membayar uang muka atau diwajibkan transfer dahulu. Cara seperti ini biasanya kurang dicermati oleh pihak pencari kerja, padahal saat ini banyak media online yang semakin memudahkan kita untuk melakukan test seleksi dengan pihak perusahaan melalui telefon ataupun video call.

Demikian beberapa tips dari kami untuk anda agar lebih waspada mencari informasi loker yang semakin banyak tersedia di berbagai sumber media.